KOMPAS.com - Kabinet
Jepang pimpinan Perdana Menteri (PM) Shinzo Abe menyetujui paket
stimulus sebesar 20 triliun yen atau setara dengan 224 miliar dollar AS.
Menurut warta Kyodo pada Jumat (11/1/2013), dana sebesar itu
akan dimanfaatkan untuk membangkitkan kembali perekonomian Jepang yang
kini terbilang stagnan. Dana itu pun akan diplot untuk mendongkrak nilai
tukar mata uang yen.
"Melawan deflasi dan memperkuat yen adalah hal penting. Harapannya, paket stimulus ini bakal menaikkan dua angka pertumbuhan produk domestik bruto Jepang,"kata Abe dalam pidatonya.
Menurut Abe, paket stimulus itu pun mampu menciptakan 600.000 lapangan kerja. Di dalam paket itu terdapat pula pendanaan pemerintah pusat 10,3 triliun yen.
Abe melanjutkan pemerintah Jepang akan mengalokasikan 3,8 triliun yen untuk pembiayaan proyek-proyek pekerjaan umum. Lalu, ada lagi dana 3,1 triliun yen untuk konstruksi pabrik-pabrik penghematan energi.
Lebih rinci, Abe memaparkan kalau di dalam paket itu, ada 3,1 triliun yen bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat. Termasuk di dalamnya adalah dana bagi komunitas masyarakat.
Pemerintah pun menyiapkan 13,1 triliun yen sebagai dana ekstra untuk menghadapi tahun fiskal pada Maret 2013. Di dalam anggaran itu masuk pula program pengelolaan dana pensiun nasional.
"Melawan deflasi dan memperkuat yen adalah hal penting. Harapannya, paket stimulus ini bakal menaikkan dua angka pertumbuhan produk domestik bruto Jepang,"kata Abe dalam pidatonya.
Menurut Abe, paket stimulus itu pun mampu menciptakan 600.000 lapangan kerja. Di dalam paket itu terdapat pula pendanaan pemerintah pusat 10,3 triliun yen.
Abe melanjutkan pemerintah Jepang akan mengalokasikan 3,8 triliun yen untuk pembiayaan proyek-proyek pekerjaan umum. Lalu, ada lagi dana 3,1 triliun yen untuk konstruksi pabrik-pabrik penghematan energi.
Lebih rinci, Abe memaparkan kalau di dalam paket itu, ada 3,1 triliun yen bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat. Termasuk di dalamnya adalah dana bagi komunitas masyarakat.
Pemerintah pun menyiapkan 13,1 triliun yen sebagai dana ekstra untuk menghadapi tahun fiskal pada Maret 2013. Di dalam anggaran itu masuk pula program pengelolaan dana pensiun nasional.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar