Bos Yamaha, Hiroyuki Yanagi menyatakan siap memangkas bandrol harga produk-produk baru.
Hal tersebut disampaikan Hiroyuki Yanagi, President, chief executive officer Yamaha Motor Company Limited dalam surat terbuka dan dimuat pada situs resmi Yamaha, ((10/1/2013). Dijelaskan, Ini merupakan strategi jangka sedang (2013-2015) Yamaha. Strategi ini berlaku untuk sepeda motor model sport 250 cc baru, mobil salju, power boat (mesin tempel) dan sepeda.
Biaya produksi
Sebelumnya, alur bisnis Yamaha adalah, model baru ditambahi perlengkapannya dengan kompensasi harga naik. Menurut Yanagi, pola tesebut tidak bisa lagi digunakan sekarang ini. Untuk itu, Yamaha akan mengurangi biaya produksi dan mempertimbangkan secara aplikasi teknologi dan fitur baru. Bahkan, biaya produksi terus ditekan!
"Sebelumnya,setiap produk baru kelengkapannya terus ditambah. Akibatnya, harga jadi naik. Sekarang tidak lagi bisa lagi. Terutama di negara berkembang. Kendati demikian, kami tetap mengupaya standar produk tinggi," papar Yanagi.
Orang nomor satu Yamaha ini menegaskan akan mempercepat pengembangan model sepeda motor baru dengan efisiensi kerja semakin baik. "Pengembangan produk baru membutuhkan waktu cukup lama karena harus disesuai dengan standar keamanan. Kini, kompetisi berlangsung ketat. Pasar juga cepat berubah," jelasnya.
Strategi baru Yamaha itu telah dijalankan di Indonesia. Xeon RC terbaru - juga menggunakan teknologi dan penyegaran desain - yang diluncurkan kemain lusa, harga lebih murah dari yaitu Rp 15,1 juta. Sebelumnya, dengan teknologi lama malah dihargai Rp 16,05 juta.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar